John Everett Millais lahir Southampton, Inggris, pada 8 Juni 1829. Nama lengkapnya John Everett Millais, seorang pelukis dan ilustrator Inggris yang berperan besar dalam perkembangan seni lukis abad ke-19. Dunia seni mengenalnya sebagai tokoh utama gerakan Pra-Raphaelite Brotherhood. Sejak usia muda, bakat seni Millais terlihat jelas dan berkembang pesat.
Millais tumbuh dalam keluarga yang mendukung minat artistik. Ia menunjukkan kemampuan menggambar sejak masa kanak-kanak. Karena itu, pendidikan seni menjadi pilihan utama dalam hidupnya. Lingkungan keluarga memberi ruang eksplorasi kreativitas tanpa batas.
Pada usia sangat muda, Millais diterima Royal Academy Schools London. Pencapaian tersebut mencatatkan sejarah karena menjadikannya siswa termuda lembaga tersebut. Keputusan ini membuka jalan panjang menuju dunia seni profesional. Sejak saat itu, karier Millais bergerak cepat.
Awal Karier dan Lahirnya Pra-Raphaelite Brotherhood

John Everett Millais memulai karier seni secara serius saat masih remaja. Ia bertemu Dante Gabriel Rossetti dan William Holman Hunt. Pertemuan tersebut melahirkan gagasan pembaruan seni lukis Inggris. Ketiganya kemudian membentuk kelompok Pra-Raphaelite Brotherhood pada 1848.
Kelompok ini menentang gaya akademik yang kaku. Mereka mengutamakan detail tajam, warna cerah, serta pendekatan realistis terhadap alam. Millais memainkan peran penting dalam arah visual kelompok tersebut. Ia menghadirkan teknik lukis yang presisi dan penuh disiplin.
Karya awal Millais langsung menarik perhatian publik. Lukisan-lukisannya menampilkan ketelitian ekstrem dan ekspresi emosional kuat. Kritik seni memberikan respons beragam. Namun, keberanian gaya ini menandai perubahan besar dunia seni Inggris.
Seiring waktu, Millais terus mengembangkan pendekatan visual. Ia tetap menjaga semangat Pra-Raphaelite sambil memperkaya teknik pribadi. Langkah ini memperluas penerimaan publik terhadap karyanya.
Gaya Lukisan dan Karya Ikonik
John Everett Millais dikenal melalui gaya lukisan yang realistis dan detail. Ia menaruh perhatian besar pada tekstur, cahaya, serta ekspresi wajah. Pendekatan ini menciptakan kesan hidup pada setiap karya. Karena itu, lukisannya terasa kuat secara emosional.
Salah satu karya paling terkenal berjudul Ophelia. Lukisan tersebut menggambarkan tokoh Ophelia dari drama Shakespeare. Millais melukis alam secara langsung untuk mencapai akurasi tinggi. Proses ini memakan waktu panjang dan menuntut kesabaran luar biasa.
Selain Ophelia, Millais menghasilkan banyak karya potret. Ia melukis tokoh masyarakat, bangsawan, serta figur publik Inggris. Gaya potret ini menunjukkan kematangan teknik dan pemahaman karakter. Banyak klien menghargai kejujuran visual dalam setiap sapuan kuas.
Seiring bertambahnya usia, gaya Millais mengalami perubahan. Ia mulai mengadopsi pendekatan yang lebih longgar dan ekspresif. Meski begitu, kualitas teknis tetap terjaga. Perubahan ini menunjukkan kemampuan adaptasi terhadap selera zaman.
Peran John Everett Millais dalam Dunia Seni

John Everett Millais memberi kontribusi besar terhadap perkembangan seni lukis Inggris. Ia membantu menggeser arah seni dari konvensi lama menuju pendekatan yang lebih jujur dan natural. Pengaruh ini terasa kuat pada generasi seniman berikutnya.
Millais juga berperan dalam menjembatani seni dan masyarakat luas. Karyanya tampil dalam berbagai pameran penting. Publik mulai melihat seni sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Perubahan ini memperluas apresiasi seni pada masa Victoria.
Selain melukis, Millais aktif sebagai ilustrator. Ia mengerjakan ilustrasi buku dan publikasi. Kegiatan ini memperluas jangkauan pengaruhnya. Karya ilustrasi tersebut membantu membentuk budaya visual Inggris.
Pengakuan resmi datang dari berbagai institusi seni. Millais menerima gelar kebangsawanan atas kontribusinya. Ia juga menjabat posisi penting dalam Royal Academy. Peran ini menegaskan statusnya sebagai tokoh seni terkemuka.
Warisan dan Pengaruh Hingga Kini
John Everett Millais meninggal London pada 13 Agustus 1896. Meski demikian, pengaruhnya tetap hidup hingga masa kini. Museum-museum besar dunia masih memamerkan karyanya. Pengamat seni terus mengkaji pendekatan visual Millais.
Gerakan Pra-Raphaelite kini mendapat pengakuan luas. Banyak seniman modern mempelajari prinsip dasar kelompok ini. Millais sering menjadi rujukan utama dalam pembahasan tersebut. Teknik detail dan kepekaan alam tetap relevan.
Selain itu, karya Millais sering muncul dalam literatur seni. Akademisi menempatkannya sebagai figur penting sejarah seni Inggris. Pendekatan realistis dan keberanian artistik menjadi nilai utama warisan Millais.
Popularitas Millais juga berkembang melalui media digital. Reproduksi karyanya tersebar luas dan menjangkau generasi baru. Kondisi ini memperpanjang pengaruhnya melampaui batas zaman.
Kesimpulan
John Everett Millais lahir Southampton, Inggris, dan dikenal sebagai pelukis Inggris yang membentuk arah seni abad ke-19. Perannya dalam Pra-Raphaelite Brotherhood, karya ikonik, serta kontribusi terhadap budaya visual menjadikan namanya tetap berpengaruh. Hingga kini, dunia seni terus mengakui John Everett Millais sebagai sosok penting dalam sejarah seni lukis Inggris.